Pemerintah Kota Tangerang Menjamin Ketersedian Beras Aman Dan Cukup

(Pj) Walikota Tangerang , Dr Noerdin meninjau kantor Perum Bulog Kantor Cabang Tangerang, Kecamatan Periuk, Rabu (21/2).

Kota Tangerang (Brita7.online) – Saat ini stok beras jenis medium di gudang Bulog Tangerang terdapat sekitar 17 ribu ton yang tersedia, jumlah tersebut dapat mencukupi masyarakat Kota Tangerang.

Pemerintah kota Tangerang menjamin ketersediaan beras aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan, khususnya untuk beras medium Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP).

“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena stok beras SPHP cukup berlimpah,” terang Dr. Nurdin, saat meninjau kantor Perum Bulog Kantor Cabang Tangerang, Kecamatan Periuk, Rabu (21/2).

Untuk beras premium, lanjut Dr. Nurdin, Pemerintah Kota Tangerang akan memaksimalkan peran PT. Tangerang Nusantara Global (TNG) untuk menjalin kerja sama dengan daerah – daerah penghasil beras serta dengan pemberian subsidi ongkos angkut.

“Dengan begitu, diharapkan nilai jual beras di masyarakat bisa ditekan agar tidak terlampau tinggi,” beber mantan Pj Bupati Aceh Jaya.

Senada dengan Pj, Pemimpin Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Tangerang, Omar Syarif, di Kota Tangerang stok beras jenis SPHP mencapai 17.000 ton dan dirasa cukup untuk jangka waktu beberapa bulan ke depan, dengan harga jual Rp10.900,00 per kilogram.

“Pemakaian beras di masyarakat per bulan mencapai 1.000 hingga 2.000 ton per bulan untuk beras jenis SPHP,” tukasnya.

Sebelumnya pemerintah kota Tangerang bersama dengan Bulog telah menggelar Bazar Pangan Murah di 39 lokasi. Di acara tersebut juga dijual beras dengan harga yang terjangkau yakni Rp 10.400/kg.

Diketahui, harga beras saat ini terus mengalami kenaikan. Seperti, harga beras jenis premium kenaikannya hingga Rp 18 ribu per liter, yang sebelumnya hanya Rp15 ribu per liter.

Harga beras dengan kualitas medium juga mengalami kenaikan. Di mana harga medium yang sebelumnya Rp12 per liter, kini naik menjadi Rp15 ribu per liter. Bahkan, untuk kualitas paling rendah sekarang Rp14 ribu per liter, sebelumnya hanya Rp10 ribu per liter.(yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here